Apa sih Google Wave Itu??
Saya jadi penasaran apa sih sebenarnya google wave itu..?, saya bahkan tertarik melihat berita detiknet yang memberitakan bahkan sampai 100.000 orang diundang cicipi Google Wave yang masih versi beta tersebut. Google Wave sendiri adalah layanan yang menawarkan berbagai kemudahan pada penggunanya. Setiap user akan dimungkinkan untuk berkomunikasi dengan pengguna lainnya, entah itu mengirim e-mail, chatting, berbagi foto, video, link, dll hanya lewat satu tampilan, penasaran..?
Google Wave adalah layanan terbaru dari om Google yang rencananya akan rilis tanggal 30 Sep 2009 nanti. Wah deg – degan nih nunggu seperti apa sih layanan baru ini. Biasanya Google selalu memberikan layanan yang top markotop dan inovasi yang jarang terlintas di otak kita sebelumnya. Sebenernya saya juga masih abu – abu tentang layanan Google Wave ini, ( infonya juga masih sedikit belum banyak yang mengulas masalah ini ) sehingga saya kesulitan memahami apa itu Google Wave.
Google Wave adalah sebuah produk yang membantu pengguna untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di web. Wave adalah percakapan dan dokumen, di mana pengguna dapat berkomunikasi dan bekerja sama dengan teks berformat kaya, foto, video, peta, dan banyak lagi. Google Wave juga merupakan platform yang kaya dengan API terbuka yang memungkinkan pengembang untuk menanamkan wave dalam layanan Web lainnya dan untuk membangun ekstensi yang bekerja di Wave.
Dari mana sebenarnya ide tersebut ini muncul..?
Menurut saya baca majalah PC Media edisi 10/2009, ide dasar Googe Wave sebenarnya sederhana, sebuah “wave” di artikan sebagai wadah yang menampung kumpulan text, link, gambar, video dan element multimedia lainya yang tesimpan ke dalam server, wave di-share dan dikolaborasikan antar pengguna sehingga bersifat dinamis, dapat di tambah, di hapus atau di ubah pad poin-poin tertentu.

Secara sederhana, Anda dapat menganalogikan “wave” sebagai sebuah chat cofenrense pada instan messaging. Di sana, tentu terdapat segudang informasi yang melibatkan banyak partisipan didalamnnya, tetapi informasi tersebut tidak selalu mudah diorganisir dan dikolaborasikan.
Google merancang Wave dalam tiga versi, yaitu segmen konsumen, developer software dan pemilik web. Untuk konsumen, bertujuan untuk berkomunikasi dengan keluarga dan teman atau rekan bisnis. Sedangkan kaitannya dengan developer software, Google akan mendesain feature yang kompatibel dengan Wave. Sementara untuk pemilik website atau blogger dapat terintegrasi dengan feature Wave sebagai bulletin board.
Kelebihan lain yang ditawarkan oleh aplikasi baru ini adalah sifatnya yang open source sehingga pengguna bebas melakukan modifikasi sesuai dengan keinginan mereka. Lars Rasmussen, pemimpin proyek ini dalam sebuah blog mengatakan “setiap orang dalam ‘wave-mu’ dapat menggunakan kombinasi foto, video, dan bahkan sumber dari web lain.
Siapa yang membangun aplikasi ini..?
Layanan yang dikembangkan oleh Lars dan Jens Rasmussen di Sidney, layanan ini diklaim dapat menghapus perbedaan antara cara pengguna untuk keep in touch di web, pun mengeliminasi kebutuhan penggunaan multi tool dan sebagainya. Sayang, Anda mesti bersabar dengan keputusan Google yang menyatakan tidak akan memublikasikan Wave hingga akhir tahun 2009 ini.
Kembali ke pertanyaan awal : Apakah Google Wave bisa menyaingi Facebook..?
Tampaknya google tergiur dengan kemashuran facebook, ya siapa yang tak kenal facebook, situs jejaring sosial hasil karya Mark Zuckerberg, pemuda asal negeri Paman Sam ini memang sangat fenomenal, sampai-sampai perusahaan sekelas google pun berencana mengembangkan aplikasi yang dapat menandinginya.
Bagaimana langkah-langkah dalam membuat account wave..?
Langkah pertama yang harus dilakukan pengguna adalah dengan membuat sebuah account wave lalu kemudian menambahkan daftar teman kedalamnya. Setelah itu pengguna nantinya dapat melakukan interaksi langsung dengan orang yang ada dalam list rekannya.
Videon Tentang Google Wave :
sumber video : http://www.youtube.com/watch?v=v_UyVmITiYQ
sumber : http://drfadli.net/index.php/2009/10/google-wave-apakah-dapat-menyaingi-facebook/



